Banyak aplikasi/software yang beredar untuk mempercepat kecepatan download kita. Dalam kesempatan ini Waartech akan membandingkan dua software yang sudah tidak asing lagi di telinga kita yaitu BitTorrent atau yang lebih sering dikenal Torrent.
Cara Kerja BitTorrent
Ketika Anda membuka sebuah web. komputer Anda akan terhubung ke server web dan download data langsung dari server. Setiap komputer yang membuka web akan langsung men-download dari server pusat halaman Web tersebut . Ini akan memperbanyak lalu lintas pada sebuah web.
![]() |
| P2P Diagram by Christine Schallhorn at flickr.com |
Secara sederhana, komputer bergabung dalam segerombolan BitTorrent dengan memuat sebuah file torrent. Menjadikannya klien BitTorrent. BitTorrent client "tracker" ditentukan pada file torrent. Tracker adalah server khusus yang melacak komputer yang terhubung. Pelacak berbagi alamat IP mereka dengan klien BitTorrent lain dalam swarm, yang memungkinkan mereka untuk terhubung satu sama lain.
Setelah terhubung, sebuah BitTorrent client akan men-download file dalam torrent dalam ukuran yang kecil. Setelah klien BitTorrent memiliki beberapa data, maka komputer Anda dapat memulai meng-upload data tersebut ke klien BitTorrent yang lain di swarm. Dengan cara ini, semua orang dapat men-download torrent juga meng-upload torrent yang dalam waktu yang bersamaan. Dengan demikian akan mempercepat kecepatan download semua orang. Jika 10.000 orang men-download file yang sama, maka pekerjaan server pusatpun makin ringan. Hal ini disebabkan, setiap orang yang memberikan kontribusi downloader memberikan bandwidth upload untuk downloaders lainnya, dengan demikian kecepatan torrent pun dapat lebih cepat.
Yang terpenting, klien BitTorrent tidak pernah benar-benar men-download file dari pelacak itu sendiri. Melainkan men-downloadnya dari berbagai file yang ada di "segerombolan" (swarm) klien BitTorrent tersebut.
Leechers dan Seeders
"leechers" atau "teman" adalah Pengguna yang men-download dari segerombolan BitTorrent. Pengguna yang tetap terhubung ke segerombolan BitTorrent atau mereka yang telah men-download file yang lengkap, akan tetap memberikan kontribusi dari bandwidth upload mereka sehingga orang lain dapat terus men-download file tersebut, mereka yang memberi kontribusi disebut sebagai "seeders". Untuk menjadi seeder, Anda harus memiliki data lengkap dari semua file di torrent dan Anda harus bergabung dengan swarm sehingga pengguna lain dapat men-download data tersebut. Jika torrent tidak memiliki seeders, maka file tersebut tidak bisa untuk di download - karena tidak ada pengguna terhubung yang memiliki file yang lengkap.
klien BitTorrent akan mendapat lebih mendapat penghargaan kepada klien yang berkontribusi besar dalam bandwidth upload daripada klien yang meng-upload pada kecepatan yang sangat lambat. Karena hal ini dapat mempercepat waktu download untuk "segerombolan" (swarm) secara keseluruhan. Jadi ini semua seperti hubungan timbal balik mutualisme.
credit to : http://www.warungtechnology.com/2014/03/bagaimana-cara-kerja-bittorrent.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar